You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Flyover Bintaro Permai Mulai Diuji Coba
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Flyover Bintaro Permai Mulai Diuji Coba Hari Ini

Flyover Bintaro Permai, Jakarta Selatan mulai diuji coba atau open traffic hari ini. Jalan layang yang menghubungkan antara Ulujami dengan Bintaro tersebut dibangun membentang di atas rel kereta api.

Tadi malam Pak Wagub sudah melihat dan beliau bilang ini siap untuk diuji coba

Kepala Bidang Jembatan dan Jalan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, uji coba Flyover Bintaro Permai dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno yang mengecek langsung pembangunan pada Senin (5/2) malam.

"Tadi malam Pak Wagub sudah melihat dan beliau bilang ini siap untuk diuji coba. Semua kendaraan sudah bisa melintas hari ini untuk uji coba," ujarnya di lokasi Flyover Bintaro Permai, Selasa (6/3).

Wagub Tinjau Flyover Bintaro Permai

Heru menjelaskan, pembangunan proyek Flyover Bintaro Permai ini menghabiskan anggaran Rp 63 miliar dengan waktu pengerjaan 15 bulan. Diakui pembangunan flyover tersebut sedikit mundur karena ada beberapa kendala.

"Harusnya selesai Desember 2017.  Tapi alhamdulillah sekarang sudah bisa digunakan masyarakat," katanya.

Ia pun berterima kasih kepada warga sekitar yang selama ini telah memberikan dukungan penuh atas pembangunan flyover ini. Karena ada beberapa lahan warga yang harus dibebaskan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1202 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati